Selasa, 06 Desember 2011
Selasa, 25 Oktober 2011
Senin, 17 Oktober 2011
ALGORITMA
A. CIRI-CIRI ALGORITMA YANG BAIK:
o Tepat sasaran : memenuhi spesifikasi pekerjaan dan bekerja sesuai tujuan. Contoh kasus: ketika menyapu rumah.
o Flexible dan portable :- Flexible untuk dikembangkan lebih lanjut
- Portable untuk digunakan pada berbagai sistem dan mesin.
o Bersih dari kesalahan sistem ataupun lojik: Contah kasus : memindahkan file dari suatu folder ke folder lain.
o Efektif : setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam sejumlah waktu yang masuk akal. Contoh kasus: membuat daftar kegiatan harian.
o Murah: - Efisien dalam penggunaan piranti memori dan penyimpanan lainnya.
- Cepat waktu pelaksanaannya.
o Didokumentasi dengan baik untuk pengoperasian, pemeliharaan dan pengembangan.
o Algoritma merupakan pemberian (description) pelaksanaan suatu proses. Contoh kasus: ketika memasak makanan.
o Tidak ambiguous : tidak bermakna ganda. Contoh kasus :konsisten dalam memilih sesuatu.
o Harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
- PERBEDAAN FLOWCHART DAN PSEUDOCODE
Flow-chart atau bagan alir adalah suatu skema/gambar yang memperlihatkan urutanintruksi/kegiatan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan symbol. Dengan demikian setiap symbolmenggambarkan proses tertentu. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garispenghubung.
Pseudocode banyak digunakan untuk mewakili urutan-urutan proses dari program. Pseudo berarti imitasi dan code dihubungkan dengan instruksi yang ditulis dalam bahasacomputer. Tujuan digunakan pseudocode yaitu untuk menjembatani jurang antara bahasasehari-hari programmer dengan bahasa computer. Pseudocode dapat ditulis dengan bahasa inggris dan bahasa Indonesia . Pseudocode digunakan untuk menggambarkan logika urut-urutan dari programtanpa memandang bagaimana bahasa pemrogramannya.
Yang lebih efektif digunakan untuk memecahkan sebuah kasus pemrograman adalah diagram alir atau flowcart karena menggunakan bagan atau symbol tertentu untuk memperlihatkan urutan prosedur penyelesaian suatu kasus dan tanpa menggunakan rumus karena merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer.
Diposting oleh Ani cute's experience di 19.41 0 komentar
Senin, 28 Februari 2011
Fungsi Bantu Statistik
FUNGSI | CONTOH | KETERANGAN |
SUM | =SUM(B4:B10) | Menghitung total dalam suatu range |
MAX | =MAX(H1:H10) | Mencari nilai maksimum dalam suatu range |
MIN | =MIN(B2:H2) | Mencari nilai minimum dalam suatu range |
AVERAGE | =AVERAGE(H2:H12) | Menghitung rata-rata dari sekelompok nilai sel |
COUNT | =COUNT(J2:J10) | Menghitung jumlah data dalam suatu range |
Prosedur yang digunakan untuk menggunakan fungsi SUM adalah :
- Letakkan pointer di sel yang diinginkan untuk meletakkan hasil perhitungan yang diinginkan
- klik menu insert
- pilih perintah function. tampil kotak dialog paste function.
- pilih most recently used pada function category. klik SUM dan klik OK. tampil kotak dialog SUM
- isi baris number 1dengan sel yang yang ingin di jumlah
- klik OK untuk konfirmasi
- Letakkan pointer di sel yang diinginkan untuk meletakkan hasil perhitungan yang diinginkan
- klik menu insert
- pilih perintah function. tampil kotak dialog paste function.
- pilih ALL pada category function.
- klik MIN pada function name.
- klik OK tampil kotak dialog MIN.
- isi baris number 1dengan sel yang yang ingin di jumlah
- klik OK untuk konfirmasi
Langkah-langkah penggunaan fungsi AVERAGE:
- Letakkan pointer di sel yang diinginkan untuk meletakkan hasil perhitungan yang diinginkan
- klik menu insert
- pilih perintah function. tampil kotak dialog paste function.
- pilih ALL pada category function.
- klik AVERAGE pada function name.
- klik OK tampil kotak dialog AVERAGE
- isi baris number 1dengan sel yang yang ingin di jumlah
- klik OK untuk konfirmasi
SUMBER : BUKU KOMPUTER UNTUK PELAJAR
MICROSOFT EXEL
OLEH RIJANTO TOSIN dan JUNI MULIAWAN FAIZAL
Diposting oleh Ani cute's experience di 04.22 0 komentar
Fungsi Kelompok Teks
fungsi kelompok teks
1. Left : mengambil karakter yang ada di sebelah kiri dari satu kesatuan karakter.
Penulisan : =LEFT(teks, jumlah_karakter)
2. Right : mengambil karakter yang ada di sebelah kanan dari satu kesatuan karakter.1. Left : mengambil karakter yang ada di sebelah kiri dari satu kesatuan karakter.
Penulisan : =LEFT(teks, jumlah_karakter)
Penulisan : =RIGHT(teks, jumlah_karakter)
3. Mid : mengambil karakter yang ada di tengah dari satu kesatuan karakter.
Penulisan : =MID(teks, angka_awal, jumlah_karakter)
Penulisan : =MID(teks, angka_awal, jumlah_karakter)
4. Upper : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf besar / kapital.
Contoh : =UPPER(“saya”) menghasilkan SAYA
Contoh : =UPPER(“saya”) menghasilkan SAYA
5. Lower : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf kecil.
Contoh : =LOWER(“SAYA”) menghasilkan saya
Contoh : =LOWER(“SAYA”) menghasilkan saya
6. Proper : mengubah karakter pertama dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf besar / kapital dan mengubah huruf berikutnya dengan huruf kecil.
Contoh : =PROPER(“saya sedang praktikum”) menghasilkan Saya Sedang raktikum
Contoh : =PROPER(“saya sedang praktikum”) menghasilkan Saya Sedang raktikum
7. Len : mengambil karakter terkiri sejumlah yang dinyatakan pada argument jumlah_karakter.
Contoh : =UPPER(“Praktikum”) menghasilkan 9
Contoh : =UPPER(“Praktikum”) menghasilkan 9
8. Text : mengubah angka menjadi teks dengan jumlah desimal sesuai yang dinyatakan pada argumen format_teks.
Penulisan : =TEXT(angka, format_teks)
Contoh : =TEXT(100/4,“0.00”) menghasilkan 25.00
Penulisan : =TEXT(angka, format_teks)
Contoh : =TEXT(100/4,“0.00”) menghasilkan 25.00
9. Dollar : mengubah angka menjadi teks mata uang dolar, disertai pembulatan dan jumlah desimal menurut argumen jumlah_desimal.
Penulisan : =DOLLAR(angka, jumlah_desimal)
Contoh : =DOLLAR(22/7,6) menghasilkan $3.142857.
=DOLLAR(22/7,5) menghasilkan $3.14286.
Penulisan : =DOLLAR(angka, jumlah_desimal)
Contoh : =DOLLAR(22/7,6) menghasilkan $3.142857.
=DOLLAR(22/7,5) menghasilkan $3.14286.
10. Char : mengubah angka antara 1 sampai 255 menjadi karakter kode ASCII.
Contoh : =CHAR(125) menghasilkan }.
Contoh : =CHAR(125) menghasilkan }.
11. Code : mengubah karakter pertama menjadi kode ASCII.
Contoh : =CODE(“Infor”) menghasilkan 73.
=CODE(“Ikan”) menghasilkan 73 juga.
Contoh : =CODE(“Infor”) menghasilkan 73.
=CODE(“Ikan”) menghasilkan 73 juga.
Daftar Pustaka:Modul kelas X semester 2
Diposting oleh Ani cute's experience di 04.21 0 komentar
Fungsi Bantui Logika
fungsi bantu logika
1. And (Logical 1,logical 2,…,logical 30)
Daftar Pustaka:Modul kelas X semester 2
1. And (Logical 1,logical 2,…,logical 30)
- menghasilkan argument true jika semua logika benar.
- menghasilkan argument true jika salah satu logika benar.
- menghasilkan kebalikan logika.
- menghasilkan argument dengan pemenuhan syarat yang telah ditentukan.
Daftar Pustaka:Modul kelas X semester 2
penggunaan Fungsi IF
Untuk dapat menyelesaikannya dibutu
• logical_test merupakan syarat dari percabangan.
• value_if_true merupakan nilai jika syarat percabangan terpenuhi.
• value_if_false merupakan nilai jika syarat percabangan tidak terpenuhi.
Langkah-langkah untuk menyelesaikannya melalui function wizard adalah sebagai berikut :
1. Klik pada sel D3.
2. Klik dari menu Klik Insert - > hkan fungsi Logika yaitu fungsi IF, untuk lebih
jelasnya berikut beberapa paparan tentang penggunaan fungsi IF.
Fungsi IF dengan format lengkap adalah sebagai berikut :
IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)
dimana :
Function , kemudian muncul window seperti ini , pilih
Fungsi IF, klik OK.
Pelatihan Aplikasi Software Perkantoran
90
Gambar 7. 2 pemilihan Fungsi IF melalui Category Logical.
3. Ubah setting pada window fungsi IF seperti berikut :
Gambar 7.3. Setting melalui function wizard
Pada Logical Test ditulis C3 > 50 adalah karena di sel C3 lah letak dari nilai yang
akan dilakukan penyeleksian. Ketikkan syaratnya pada isian logical_test, misalnya
C3>50, yang artinya jika data di cell C3 lebih besar atau sama dengan 50 maka
bernilai benar dan jika kurang dari 50 maka bernilai salah.
Ketikkan teks “Lulus” pada isian value_if_true, yang artinya jika pada logical_test
bernilai benar maka teks ini yang akan dihasilkan/dikeluarkan.
Ketikkan teks “Tidak Lulus” pada isian value_if_false, yang artinya jika pada
logical_test bernilai salah maka teks ini yang akan dihasilkan/dikeluarkan.
4. Klik OK. Copy-kan formula ke sel dibawahnya.
Pemberian tanda “ ” merupakan tambahan jika ingin menambahkan statement berupa
kalimat atau string.
Didapatkan hasil akhir seperti gambar berikut :
Microsoft Excel 2007
91
Gambar 7.4. Hasil Akhir pemberian status kelulusan
Tabel 7.1. Fungsi Logika
Fungsi Keterangan
IF Menentukan suatu tes logika untuk dikerjakan, dan
mempunyai bentuk:
=IF(tes logika, nilai jika benar, nilai jika salah)
AND, OR dan NOT Merupakan fungsi tambahan untuk mengembangkan tes
kondisi. Fungsi AND dan OR maksinal berisi 30 argumen
logika, sedangkan NOT hanya mempunyai satu argumen
logika, mempunyai bentuk:
AND(logika1,logika2,………,logika30)
OR(logika1,logika2,………,logika30)
NOT(logika)
Percabangan tidak hanya pemisahan menjadi dua kemungkinan saja, namun juga bisa
menjadi banyak kemungkinan. Untuk percabangan yang memisahkan ke banyak
kemungkinan harus menggunakan IF secara bertingkat.
sumber : www.jevuska.com
Diposting oleh Ani cute's experience di 00.59 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)




