BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 28 Februari 2011

Fungsi Bantu Statistik

FUNGSI
CONTOH
KETERANGAN
SUM
=SUM(B4:B10)
Menghitung total dalam suatu range
MAX
=MAX(H1:H10)
Mencari nilai maksimum dalam suatu range
MIN
=MIN(B2:H2)
Mencari nilai minimum dalam suatu range
AVERAGE
=AVERAGE(H2:H12)
Menghitung rata-rata dari sekelompok nilai sel
COUNT
=COUNT(J2:J10)
Menghitung jumlah data dalam suatu range








 Prosedur yang digunakan untuk menggunakan fungsi SUM adalah :
  • Letakkan pointer di sel yang diinginkan untuk meletakkan hasil perhitungan yang diinginkan
  • klik menu insert
  • pilih perintah function. tampil kotak dialog paste function.
  • pilih most recently used pada function category. klik SUM dan klik OK. tampil kotak dialog SUM
  • isi baris number 1dengan sel yang yang ingin di jumlah 
  • klik OK untuk konfirmasi
 langkah-langkah dalam penggunaan fungsi MIN:
  • Letakkan pointer di sel yang diinginkan untuk meletakkan hasil perhitungan yang diinginkan
  • klik menu insert
  • pilih perintah function. tampil kotak dialog paste function.
  • pilih ALL pada category function.
  • klik MIN pada function name.
  • klik OK tampil kotak dialog MIN.
  • isi baris number 1dengan sel yang yang ingin di jumlah 
  • klik OK untuk konfirmasi
langkah-langkah yang diperlukan untuk menggunakan fungsi MAX adalah sama dengan penggunaan fungsi MIN, hanya fungsi MIN diganti dengan fungsi MAX.

Langkah-langkah penggunaan fungsi AVERAGE:


  • Letakkan pointer di sel yang diinginkan untuk meletakkan hasil perhitungan yang diinginkan
  • klik menu insert
  • pilih perintah function. tampil kotak dialog paste function.
  • pilih ALL pada category function.
  • klik AVERAGE pada function name.
  • klik OK tampil kotak dialog AVERAGE
  • isi baris number 1dengan sel yang yang ingin di jumlah 
  • klik OK untuk konfirmasi

SUMBER : BUKU KOMPUTER UNTUK PELAJAR
                    MICROSOFT EXEL
                    OLEH RIJANTO TOSIN dan JUNI MULIAWAN FAIZAL

Fungsi Kelompok Teks


fungsi kelompok teks
1. Left : mengambil karakter yang ada di sebelah kiri dari satu kesatuan karakter.
Penulisan : =LEFT(teks, jumlah_karakter)
2. Right : mengambil karakter yang ada di sebelah kanan dari satu kesatuan karakter.
Penulisan : =RIGHT(teks, jumlah_karakter)
3. Mid : mengambil karakter yang ada di tengah dari satu kesatuan karakter.
Penulisan : =MID(teks, angka_awal, jumlah_karakter)
4. Upper : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf besar / kapital.
Contoh : =UPPER(“saya”) menghasilkan SAYA
5. Lower : mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf kecil.
Contoh : =LOWER(“SAYA”) menghasilkan saya
6. Proper : mengubah karakter pertama dalam setiap kata yang ada pada suatu teks menjadi huruf besar / kapital dan mengubah huruf berikutnya dengan huruf kecil.
Contoh : =PROPER(“saya sedang praktikum”) menghasilkan Saya Sedang raktikum
7. Len : mengambil karakter terkiri sejumlah yang dinyatakan pada argument jumlah_karakter.
Contoh : =UPPER(“Praktikum”) menghasilkan 9
8. Text : mengubah angka menjadi teks dengan jumlah desimal sesuai yang dinyatakan pada argumen format_teks.
Penulisan : =TEXT(angka, format_teks)
Contoh : =TEXT(100/4,“0.00”) menghasilkan 25.00
9. Dollar : mengubah angka menjadi teks mata uang dolar, disertai pembulatan dan jumlah desimal menurut argumen jumlah_desimal.
Penulisan : =DOLLAR(angka, jumlah_desimal)
Contoh : =DOLLAR(22/7,6) menghasilkan $3.142857.
=DOLLAR(22/7,5) menghasilkan $3.14286.
10. Char : mengubah angka antara 1 sampai 255 menjadi karakter kode ASCII.
Contoh : =CHAR(125) menghasilkan }.
11. Code : mengubah karakter pertama menjadi kode ASCII.
Contoh : =CODE(“Infor”) menghasilkan 73.
=CODE(“Ikan”) menghasilkan 73 juga.

Daftar Pustaka:Modul kelas X semester 2
 
 

Fungsi Bantui Logika

fungsi bantu logika
1. And (Logical 1,logical 2,…,logical 30)
  •  menghasilkan argument true jika semua logika benar.
2. Or (Logical 1,logical 2,…,logical 30)
  •  menghasilkan argument true jika salah satu logika benar.
3. Not (Logical)
  •  menghasilkan kebalikan logika.
4. If (Logical Text, Value True, Value False)
  •  menghasilkan argument dengan pemenuhan syarat yang telah ditentukan.
           misalnya mencari rumus f

Daftar Pustaka:Modul kelas X semester 2



penggunaan Fungsi IF
Untuk dapat menyelesaikannya dibutu
logical_test merupakan syarat dari percabangan.
value_if_true merupakan nilai jika syarat percabangan terpenuhi.
value_if_false merupakan nilai jika syarat percabangan tidak terpenuhi.
Langkah-langkah untuk menyelesaikannya melalui function wizard adalah sebagai berikut :
1. Klik pada sel D3.
2. Klik dari menu Klik Insert - > hkan fungsi Logika yaitu fungsi IF, untuk lebih
jelasnya berikut beberapa paparan tentang penggunaan fungsi IF.
Fungsi IF dengan format lengkap adalah sebagai berikut :
IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)
dimana :
 Function , kemudian muncul window seperti ini , pilih
Fungsi IF, klik OK.
Pelatihan Aplikasi Software Perkantoran
90
Gambar 7. 2 pemilihan Fungsi IF melalui Category Logical.
3. Ubah setting pada window fungsi IF seperti berikut :
Gambar 7.3. Setting melalui function wizard
Pada Logical Test ditulis C3 > 50 adalah karena di sel C3 lah letak dari nilai yang
akan dilakukan penyeleksian. Ketikkan syaratnya pada isian logical_test, misalnya
C3>50, yang artinya jika data di cell C3 lebih besar atau sama dengan 50 maka
bernilai benar dan jika kurang dari 50 maka bernilai salah.
Ketikkan teks “Lulus” pada isian value_if_true, yang artinya jika pada logical_test
bernilai benar maka teks ini yang akan dihasilkan/dikeluarkan.
Ketikkan teks “Tidak Lulus” pada isian value_if_false, yang artinya jika pada
logical_test bernilai salah maka teks ini yang akan dihasilkan/dikeluarkan.
4. Klik OK. Copy-kan formula ke sel dibawahnya.
Pemberian tanda “ ” merupakan tambahan jika ingin menambahkan statement berupa
kalimat atau string.
Didapatkan hasil akhir seperti gambar berikut :
Microsoft Excel 2007
91
Gambar 7.4. Hasil Akhir pemberian status kelulusan
Tabel 7.1. Fungsi Logika
Fungsi Keterangan
IF Menentukan suatu tes logika untuk dikerjakan, dan
mempunyai bentuk:
=IF(tes logika, nilai jika benar, nilai jika salah)
AND, OR dan NOT Merupakan fungsi tambahan untuk mengembangkan tes
kondisi. Fungsi AND dan OR maksinal berisi 30 argumen
logika, sedangkan NOT hanya mempunyai satu argumen
logika, mempunyai bentuk:
AND(logika1,logika2,………,logika30)
OR(logika1,logika2,………,logika30)
NOT(logika)
Percabangan tidak hanya pemisahan menjadi dua kemungkinan saja, namun juga bisa
menjadi banyak kemungkinan. Untuk percabangan yang memisahkan ke banyak
kemungkinan harus menggunakan IF secara bertingkat.
sumber : www.jevuska.com